Achmad Ilham : Kampung Barombong No.61 Blok 007 Adalah Tanah Adat C1 Bukan Ex Verponding

TEROPONG UTARA

- Redaksi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 23:44 WIB

3013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar- Achmad Ilham, SH, MH, CPL mengungkap keterangan palsu di sidang perdata No. 233 yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makassar terkait skandal tanah Barombong.

Selaku kuasa hukum atas kliennya Ishak Hamzah, Achmad Ilham menjelaskan telah mengungkap kenyataan fakta ril dalam gugatan perdata No.233, bahwa kejelasan gugatan kami ini tentang subtansi status objek perkara tanah adat C1 bukanlah tanah Ex Verponding.

“Hal itu sudah dijawab dengan bukti tergugat sendiri dalam keterangan fakta bukti formil Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) milik tergugat Hj. Wafiah Syahrir yang menerangkan menggunakan Blok 007. Dimana blok tersebut itu adalah fakta yang jelas kalau objek perkara adalah tanah adat C1 dan bukanlah tanah berasal dari Ex Verponding sebagaimana yang didalilkan tergugat Hj. Wafiah Syahrir maupun turut tergugat ATR/BPN Kota Makassar,” terangnya.

Kuasa hukum Ishak Hamzah juga menjelaskan bahwa Blok 007 itu kode yang memang sudah mendapatkan legitimasi melalui validasi instansi Kantor Direktorat Jenderal Pajak (Ipeda) Sulselbar, sebagaimana keterangan Kepala Kantor Ipeda tahun 1988 Drs Laode Kadir bahwa instansi yang memiliki otoritas kewenangan tentang status objek lahan di Kampung Barombong No.61 adalah tanah adat bukan Ex Verponding. Dengan demikian, harapan kami agar hakim yang menangani gugatan perdata No.233 dapat berkesimpulan dalam putusannya nanti tidak bertentangan atau menggugurkan fakta kebenaran yang berada pada kejelasan Kantor Direktorat Jenderal Pajak (Ipeda) sebagaimana semua pembuktian kami selaku penggugat, kesemuanya memiliki kecocokan data pada Kantor Ipeda yang memiliki buku induk tentang status tanah Kampung Barombong No.61.

Lanjut, Adapun keterangan H. Longkeng yang berbeda dibawah sumpah pada perkara Muhksin terkait pidana yang dijalani oleh Muhksin, Ilham mengatakan bahwa asal-usul tanah itu adalah Ambo Day Djamalu memperoleh tanah itu dari Willi Songkoa alias Wijaya.

Sedangkan keterangan H. Longkeng pada perkara A Quo 233 tahun 2023 yang dimana keterangannya pula dibawah sumpah dimuka persidangan menerangkan bahwa tanah tersebut berasal dari Ex Verponding atas nama Oesong Hoang,” urai Achmad Ilhan saat ditemui awak media ini di Kantornya Jalan Gunung Bawakaraeng Kota Makassar, Jum”at (14/06/2024).

Achmad Ilham juga menyatakan secara tegas kepada aparat kepolisian agar segera menangkap H. Abd Rasyid alias H. Longkeng karena diduga kuat telah memberikan keterangan palsu dibawah sumpah dimuka persidangan. Olehnya itu, hakim harus objektif melihat secara fakta bukti-bukti Ahli Waris Ishak Hamzah (anak kandung Hamzah Daeng Taba) di persidangan.(*Rz)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:56 WIB

Fauzul Iman ST MSi, Resmi Tutup Bimtek Life Skill Di Desa Bukit Bersinar Gayo Lues.

Rabu, 10 Juli 2024 - 22:30 WIB

Dalam Rangka Pasca Hani, BNNK Gayo Lues Gelar Bimtek Life Skill Pakan Ikan Di Desa Bukit Tahun 2024.

Kamis, 4 Juli 2024 - 16:43 WIB

Kepala BNNP Aceh, Resmikan Pembibitan Kopi GDAD Di Uyem Beriring Desa Palok.

Sabtu, 29 Juni 2024 - 04:02 WIB

Alat Berat Melintas di Jalan Baru Diaspal, Kadis PU Gayo Lues, Ngamuk Minta Pemilik Perbaiki Kerusakan Jalan

Senin, 24 Juni 2024 - 21:43 WIB

Dalam Rangka Pra Hani, BNNK Gayo Lues Laksanakan Bimtek Life Skill.

Sabtu, 22 Juni 2024 - 18:17 WIB

Polres Gayo Lues Melaksanakan Olahraga Bersama Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:48 WIB

Penilaian Kebersihan Mako Polsek Kutapanjang oleh Tim Penilai Polres Gayo Lues

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:03 WIB

Personel Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Pelaku Tindak Pidana Pencurian Besi Jembatan

Berita Terbaru