Dukung Pemilu Damai 2024, Ponpes Al-Hidayah Gelar Diskusi Kebhinekaan

TEROPONG UTARA

- Redaksi

Kamis, 19 Oktober 2023 - 00:40 WIB

3055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG |  Wujud sikap dukung Pemilihan Umum (Pemilu) damai tahun 2024, Ustadz Khairul Ghazali selaku Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah gelar diskusi implementasi nilai-nilai luhur Kebhinekaan di Komplek Pondok Pesantren Al-Hidayah, Dusun IV, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (18/10/2023) pagi.

Diskusi yang dipimpin oleh Ustad Khairul Ghazali, pimpinan Ponpes Al-Hidayah itu, bertemakan “Mengimplementasikan Nilai-Nilai Luhur Kebhinekaan Dalam Memperkuat Persatuan Dan Kesatuan Pada Pergaulan Kehidupan Sehari-Hari”.

Diskusi yang mengandung nilai Kebhinekaan yang dihadiri oleh puluhan mantan Narapidana Terorisme (Napiter) tersebut dilakukan sebagai bentuk pengkampanyean upaya memperkuat persatuan dan kesatuan tanpa perpecahan ditengah masyarakat pada pesta demokrasi tahun 2024 nanti.

Ustad Khairul Ghazali pada sambutannya, mengungkapkan tujuan dan maksud diskusi yang dilakukan bersama mantan Napiter tersebut untuk mengkampanyekan dan mengedukasi serta memberikan pemahaman kepada publik terkait pentingnya menjaga Kamtibmas dan perlunya mendukung Pemilu damai 2024.

“Tujuan kita hari ini untuk memperjuangkan Pemilu damai yang aman pada tahun 2024. Karna pesta demokrasi ini terjadi di tanah tumpah darah kita dan tanah kelahiran kita, wajib kita berkontribusi menciptakan kesejukan dan bersikap netral dan menghindari perpecahan ditengah-tengah masyarakat,” ungkap Ustad Khairul Ghazali.

Lebih lanjut, Ustad Khairul Ghazali, mengatakan kepada seluruh peserta diskusi bahwa ia menginginkan agar Pemilu nanti tidak ada anarkis, tidak muncul bibit-bibit intoleransi, radikalisme dan terorisme yang merusak persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Allah menciptakan kita bersuku-suku, berbeda agama, berbeda warna kulit, adat istiadat akan tetapi kita disatukan didalam Bhinneka untuk bersaudara dan bersama-sama membangun Kondusifitas dan kemakmuran Negeri yang kita cintai ini,” ujarnya.

Sementara, Kepala Desa Sei Mencirim yang diwakili oleh Kasi Kesejahteraan Desa Sei Mencirim, Faisal Amir, pada sambutannya menyatakan bahwa ia meyakini dengan kegiatan diskusi yang mengandung nilai pemersatu bangsa yang dilaksanakan di Desa yang dipimpinnya itu, dapat menjadi edukasi kepada masyarakat guna menjaga persatuan dan kesatuan serta terciptanya kekondusifan disaat Pemilu 2024.

“Dengan adanya diskusi ini, Pemilu damai akan terlaksana di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang ini,” sebut Faisal Amir.

Ditambahkan Ustad Khairul Ghazali saat diwawancarai oleh awak media usai acara diskusi, ia berpendapat bahwa Pemilu 2024 sebaiknya dianggap hanyalah sebuah permainan yang tidak perlu diseriusi agar tidak tercipta perpecahan diantara sesama warga Negara.

“Pemilu dan adegan Politik yang akan kita laksanakan di 2024 ini adalah sebuah permainan saja jangan dianggap serius kali, karna macam manapun bertengkar, caci maki dan sebagainya sesudah itu kita akan bersatu kembali, yang caci maki itupun bergandengan tangan kembali, jadi semuanya itu adalah sebuah permainan politik. Jadi, mari jangan dianggap serius kali yang penting kita menjaga persatuan dan kesatuan agar Indonesia ini kondusif aman dan damai,” ujarnya.

Selain itu, Pimpinan Ponpes Al-Hidayah itu juga menyebut, Pemilihan Presiden di 2024 nanti merupakan momen untuk bersatu menyeragamkan tekad untuk mempersatukan Indonesia yang selama ini telah bercerai-berai.

“Selama ini, persatuan dan kesatuan kita sudah rusak parah diterpa oleh berbagai adegan kemaksiatan, korupsi, radikalisme, intoleransi dan lain sebagainya. Nah, inilah momen kita untuk bersatu kembali dalam rangka mencari pemimpin yang betul-betul berakhlak agar dapat menjaga kedamaian dan menciptakan kesejahteraan Indonesia, itu lah keinginan kita semua,” pungkasnya.

Pada kegiatan diskusi yang berlangsung khidmat itu, puluhan mantan Napiter yang saat ini dikenal telah berinteraksi baik ditengah-tengah masyarakat, menjadi duta untuk bertindak menjadi pengajak masyarakat dalam merawat persatuan dan kesatuan serta menjaga kekondusifan dan menciptakan kedamaian di tengah-tengah masyarakat saat Pemilu 2024.

Amatan awak media, tampak masyarakat Desa Sei Mencirim serentak bersuara mendukung kedamaian dan menolak paham yang menghancurkan ketentraman Indonesia. Dukungan masyarakat Desa Sei Mencirim tersebut tampak jelas dari spanduk yang dibentangkan saat berlangsungnya diskusi Kebhinekaan itu.

“Kami Masyarakat Sei Mencirim Kecamatan Kutalimbaru Menolak Paham Radikal Dan Terorisme, Kami Cinta NKRI,” tulis masyarakat Desa Sei Mencirim di Spanduk.

Diketahui, diskusi diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, dilanjut dengan pembahasan tema diskusi dan sesi tanya jawab. Dipenghunjung diskusi turut dilakukan doa bersama dengan memohon kepada Sang Pencipta agar tercipta Pemilu damai di tahun 2024 tanpa adanya perpecahan di tengah-tengah bangsa dan Negara Indonesia.

Hadir pada diskusi tersebut, Pimpinan Ponpes Al-Hidayah, Ustad Khairul Ghazali, perwakilan dari pemerintahan yang diwakili oleh Kasi Kesejahteraan Desa Sei Mencirim, Faisal Amir, pihak Kepolisian dari Polsek Kutalimbaru, Ipda Hartono, dan puluhan mantan Napiter yang mondok di Ponpes Al-Hidayah. (Rizky Zulianda)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Dusun IV Sigara-gara Protes Rancangan Perdes TPU
Ikut Aksi Demo di Polsek Pancur Batu, Seorang Janda Mengaku Tidak Tahan, Begini Ternyata Ceritanya Bray !!
Masyarakat Pancur Batu Demo Ke Kantor Polisi Minta Narkoba, Judi dan Galian C Ilegal di Tutup
Rumah Wartawan di Pancur Batu Dua Kali Dibakar Pakai Bom Molotov, Kaca Mobil Dipecahkan, Rumah Dilempar Kain Kafan Tak Bisa Diungkap Polisi
Pendekar Bom Molotov di Kecamatan Pancur Batu Terkesan “Tantang” Kapolda Sumut Untuk Beri Tindakan Tegas !
PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara
Ngeri Kali Pak Kapolri: Selain Rumah Wartawan Dilempar Bom Molotov, Sekelompok Pria Diduga Bersenpi Laras Panjang Berkeliaran di Durin Simbelang Pancur Batu, Supir Hampir Tewas Ditembak ?
Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 23:27 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama PJU serta Ibu Bhayangkari Lakukan Anjangsana dan Tali Asih ke Warakawuri Polri dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:52 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama PJU dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sosial Berupa Sembako Kepada Masyarakat dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024

Senin, 17 Juni 2024 - 17:16 WIB

Kapolres Gayo Lues Serahkan Daging Qurban Hari Raya Idul Adha 1145 H Tahun 2024 Kepada Insan Pers

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:02 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Sertijab PJU Polres Gayo Lues

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:44 WIB

BNNK Gayo Lues Gelar Kegiatan Informasi Dan Edukasi Melalui Talks Show/Tatap Muka.

Sabtu, 8 Juni 2024 - 13:38 WIB

BABINSA KORAMIL 06/TRIPE JAYA BERI EDUKASI TUMBUHKAN JIWA PATRIOTISME DI SDN 2 SETUL KECAMATAN TRIPE JAYA.

Minggu, 2 Juni 2024 - 22:41 WIB

H. Idris Arlem Terima Kedatangan Tim Relawan SIKEP Di Kediamannya

Minggu, 2 Juni 2024 - 22:22 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Jelang Pilkada Tahun 2024

Berita Terbaru