Kabid Humas FPRN Soroti Penangkapan Pencabulan Gadis di Bawah Umur

TEROPONG UTARA

- Redaksi

Selasa, 10 Oktober 2023 - 01:55 WIB

3053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, – Ketua Bidang Humas Forum Pimpinan Redaksi Nasional (FPRN) Jakarta, Eva Andryani menyoroti penangkapan pelaku pencabulan gadis di bawah umur yang terjadi diwilayah Kabupaten Tangerang Banten

“Peristiwa ini menjadi tamparan keras buat kita semua. Hal ini juga harus menjadi perhatian serius bagi para orang tua dan masyarakat agar bersama-sama melindungi anak dari potensi ancaman pelecehan dan kekerasan seksual di lingkungan sekitar,” kata Eva yang juga sebagai aktivis perempuan, Minggu (08/10/2023).

Ia mengatakan anak-anak perlu diajari untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal, terutama orangtua yang harus selalu mengawasi anaknya, “Kita para orang tua tetap mengawasi dan pastikan anak-anak juga tidak mudah terbujuk rayu kepada orang yang baru dikenalnya,” katanya.

Eva turut prihatin terhadap apa yang dialami korban, terutama dampak yang timbul akibat kejadian tersebut anak mengalami trauma psikologis.

“Akibat kejadian ini, anak pasti akan mengalami trauma psikologis dan kami mendukung penyidikan yang saat ini sedang dilakukan oleh pihak kepolisian, dan berharap agar pelaku ditindak sesuai Undang-undang yang berlaku,” sambung Eva.

Saat ini kasus sudah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang Polda Banten.

“Kami mengapresiasi penangkapan yang dilakukan Unit PPA Satreskrim Polresta Tangerang,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang Polda Banten meringkus seorang pria berinisial M alias Kim (32), warga Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Pria yang bekerja sebagai kurir paket pembelanjaan online itu ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dengan anak gadis di bawah umur.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf mengatakan, peristiwa pidana itu terjadi pada Kamis (28/9/2023) di rumah tersangka.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Tangerang, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka sudah 15 kali melakukan perbuatan itu di beberapa tempat berbeda. “Korbannya anak perempuan berusia 13 tahun, pelajar SMP dan tersangka sudah 15 kali melakukannya di tempat berbeda,” kata Arief, Minggu (8/10/2023).

Arief menjelaskan, perkenalan tersangka dengan korban berawal saat tersangka yang bekerja sebagai kurir mengantar paket korban. Dari situ, tersangka dan korban mulai berkomunikasi dan semakin dekat.

Tersangka melakukan bujuk rayu terhadap korban yakni dengan menjanjikan akan memberikan sesuatu. Tersangka juga menjanjikan akan menikahi korban andaikan korban hamil.

“Selain itu, tersangka juga mengancam korban untuk tidak menceritakan hal itu kepada siapa pun,” tutur Arief.

Namun perilaku korban yang mulai berubah diantaranya sering mengurung diri di kamar membuat ibu korban curiga. Setelah didesak, korban pun menceritakan kejadian yang menimpa kepada ibunya. Ibu korban pun langsung melaporkan hal itu ke Polresta Tangerang pada Jumat (6/10/2023).

Laporan langsung ditindaklanjuti Unit PPA dengan melacak keberadaan tersangka. Sabtu (7/10/2023), keberadaan tersangka terdeteksi hingga akhirnya berhasil dibekuk.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Diketahui selain melakukan upaya penegakkan hukum, personel Unit PPA juga melakukan pendampingan psikologis terhadap korban agar tidak mengalami trauma. (Eric)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wujud Pengabdian Masyarakat, Polres Enrekang Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah
Pendiri UKM Mapala 09 FT Unhas Berikan Kesaksian, Hakim : Tidak Boleh Ada yang Lepas Tangan Dalam Kasus Kematian Virendy
Polres Bintan Gelar Event Bintan Triatlhon 2024. Ini Pesannya.
Polri Tangkap Buronan Thailand Paling Dicari.
KETUA PGSI: DEMI MENDULANG SUARA, CALON KEPALA DAERAH JANGAN UGAL-UGALAN OBRAL JANJI
CEO Jurnalis Nusantara Satu Didatangi Utusan Pokja Humas Polda Metro Jaya, Ini Kronologinya!
Putusan Perlawanan Dibatalkan Pengadilan Tinggi, Pasar Butung Segera Dieksekusi
Ahli Waris Geruduk PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar Ganti Untung Tanah Milik Pakki Hadji

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:30 WIB

5 Rekomendasi Vendor WhatsApp Business API Provider Terbaik di Indonesia

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:00 WIB

SEC Resmi Menyetujui Perdagangan Spot Ethereum ETF, Trader Siap Trading?

Rabu, 24 Juli 2024 - 07:34 WIB

VRITIMES Umumkan Kerjasama Media dengan Bedalagi.com

Selasa, 23 Juli 2024 - 23:10 WIB

Wajib Tau! Ini Alasan Kenapa Bisnis Perlu Menggunakan WhatsApp Business API

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:59 WIB

QNAP Thunderbolt™ 4 NAS TBS-h574TX dan TVS-h874T Memenangkan Penghargaan Desain Produk Red Dot 2024

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:29 WIB

Siapa Pemilik Bitcoin Terbanyak di Dunia? Ini Negara dan Perusahaan dengan Koleksi Terbesar!

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:17 WIB

Masa Depan Staking Bitcoin dalam ETF Kripto: Dapatkah Diharapkan?

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:00 WIB

BINUS UNIVERSITY Peringati Dies Natalis ke-43: Tingkatkan Semangat Membina dan Memberdayakan Masyarakat

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

5 Rekomendasi Vendor WhatsApp Business API Provider Terbaik di Indonesia

Rabu, 24 Jul 2024 - 11:30 WIB

EKONOMI & BISNIS

SEC Resmi Menyetujui Perdagangan Spot Ethereum ETF, Trader Siap Trading?

Rabu, 24 Jul 2024 - 11:00 WIB

EKONOMI & BISNIS

VRITIMES Umumkan Kerjasama Media dengan Bedalagi.com

Rabu, 24 Jul 2024 - 07:34 WIB

EKONOMI & BISNIS

Wajib Tau! Ini Alasan Kenapa Bisnis Perlu Menggunakan WhatsApp Business API

Selasa, 23 Jul 2024 - 23:10 WIB