Komite NAWACITA SABURAI Segera Laporkan Kades Sukoharjo ke Kecamatan Sekampung dan ke Aparatur Penegakan Hukum

TEROPONG UTARA

- Redaksi

Kamis, 24 Agustus 2023 - 01:00 WIB

3062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur |  Ketua Komite Nawacita Saburai Lampung, Aliman oemar akan segera melaporkan dugaan Penyalahgunaan jabatan dan indikasi korupsi yang dilakukan oleh Kades Sukoharjo Kecamatan sekampung Lampung Timur, Rabu. 23/08/2023 .

Proses klarifikasi sudah coba dilakukan sebagai mana petunjuk saran Camat Sekampung Suparman ke pada kami, ujar Ketua Nawacita .

Tapi, jangankan melakukan klarifikasi, justru sang Kepala Desa serta merta memblokir Nomer Kami, ujarnya kepada Media ini .

Berdasarkan UU No.14 / 2008 , tentang Keterbukaan Informasi Publik , setiap warga negara atau siapapun berhak memperoleh informasi yang benar dan akurat tentang. Proses Penyelenggaraan Pembangunan, ungkap Aliman oemar .

Sebagai mana diketahui, Berdasarkan Laporan Masyarakat Desa sukaiharjo Kecamatan sekampung Kabupaten Lampung Timur diduga telah melakukan Penyimpangan anggaran dan tidak menyalurkan hak warga dan dianggap telah menggunakan Jabatannya sebagai Kepala Desa Sukoharjo Kecamatan Sekampung untuk dianggap sebagai memperkaya diri karena jabatan dan kekuasaan yang dimilikinya .

Hal hal yang kemudian disorot oleh Komite Nawacita Saburai, adalah Pemulangan Dana covid tahun 20-21sebesar Rp 300 juta .Kemudian Dana ketahanan pangan dan hewani sebesar 20 persen dari total dana DD th 2022. Rp 185 juta hanya dibelikan bibit terong, dengan rincian Per KK hanya dapat 3 batang, Sedangkan harga bibit itu per nampan isi 100 btg harganya Rp.35.000.

Disebutkan dalam informasi yang disampaikan diduga Lurah membeli bibit di Husna Tani Sukoharjo.
Data yang didapat Nawacita, Dengan Jumlah KK untuk desa Sukoharjo 1.131 KK, maka dana yang dibutuhkan hanya Rp. 15 juta dan Sisanya ada di kades ( Data tersebut untuk tahun 2022 ) sedangkan untuk tahun 2023 Dana ketahanan pangan dan hewani cuma dibelikan bibit alpukat.

Pembagiannya tidak seluruhnya mendapatkan bibit alpukat tersebut. ujar warga .

Info yang diperoleh warga, sisa dana yang terpakai untuk pengadaan Bibit tidak lebih dari Rp. 20 juta, dan sisanya menurut informasi dibuat Jalan Pertanian .

Warga dan Masyarakat, justru tidak mengetahui keberadaannya dan lokasinya dimana .” Aneh dan mencurigakan, ujar Ketua Nawacita .

Untuk itu, maka berdasarkan informasi tersebut, kami melakukan klarifikasi via WA dan berujung pada diputusnya Komunikasi via telepon dengan Sang Kades. Walaupun pada awalnya sempat dibalas, dengan mengatakan ” Data apa ” ungkapnya waktu itu.

Setelah data dikirim, untuk memperoleh tanggapan justru Nomer Hp Ketua Nawacita, sepertinya diblokir oleh sang Kepala Desa, yang terkenal sulit untuk ditemui .

Untuk itu, Aliman oemar kemudian menghubungi Camat Sekampung Suparman, sebagai atasan langsung Bapak Kades .Guna memperoleh informasi yang benar .

“Diklrifikasi saja, “ujar Camat via WA . 22/08/2023 .

Aliman oemar, kemudian menjelaskan laporan yang diterima Lembaganya kepada Pak Camat.

Sebagai seseorang yang dianggap memiliki kapasitas dan representatif untuk mengingatkan Sang Kepala Desa, maka Kami Komite Nawacita meminta Pak Camat untuk membantu mengklarifikasi kesemuanya itu .
Sampai berita ini ditulis, belum didapat informasi kelanjutan nya.

Pak Kades Sukoharjo Kecamatan sekampung, menurut data terbaru yang disampaikan kepada kami pada awal tahun kades menjabat, diduga sang Kades menjual tanah bengkok. Dengan sistem sewa lahan, alasannya buat bersih desa, tapi tidak dilaksanakan, .alasanya covid, tapi uangnya diduga dipergunakan sang Kades .

Itulah, dasar kami akan membuat Laporan, ungkap Aliman oemar kepada
Aparat Penegak hukum, dengan Kapasitas, tugas dan fungsinya tentu dapat membuka kebenaran informasi yang diterima Komite Nawacita Saburai, yang dibentuk berdasarkan Keputusan Kementeian HUKUM dan HAM RI Nomor AHU.0009794.AH.01.07 TAHUN 2017 .

(Redaksi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wujud Pengabdian Masyarakat, Polres Enrekang Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah
Pendiri UKM Mapala 09 FT Unhas Berikan Kesaksian, Hakim : Tidak Boleh Ada yang Lepas Tangan Dalam Kasus Kematian Virendy
Polres Bintan Gelar Event Bintan Triatlhon 2024. Ini Pesannya.
Polri Tangkap Buronan Thailand Paling Dicari.
KETUA PGSI: DEMI MENDULANG SUARA, CALON KEPALA DAERAH JANGAN UGAL-UGALAN OBRAL JANJI
CEO Jurnalis Nusantara Satu Didatangi Utusan Pokja Humas Polda Metro Jaya, Ini Kronologinya!
Putusan Perlawanan Dibatalkan Pengadilan Tinggi, Pasar Butung Segera Dieksekusi
Ahli Waris Geruduk PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar Ganti Untung Tanah Milik Pakki Hadji

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:30 WIB

5 Rekomendasi Vendor WhatsApp Business API Provider Terbaik di Indonesia

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:00 WIB

SEC Resmi Menyetujui Perdagangan Spot Ethereum ETF, Trader Siap Trading?

Rabu, 24 Juli 2024 - 07:34 WIB

VRITIMES Umumkan Kerjasama Media dengan Bedalagi.com

Selasa, 23 Juli 2024 - 23:10 WIB

Wajib Tau! Ini Alasan Kenapa Bisnis Perlu Menggunakan WhatsApp Business API

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:59 WIB

QNAP Thunderbolt™ 4 NAS TBS-h574TX dan TVS-h874T Memenangkan Penghargaan Desain Produk Red Dot 2024

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:29 WIB

Siapa Pemilik Bitcoin Terbanyak di Dunia? Ini Negara dan Perusahaan dengan Koleksi Terbesar!

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:17 WIB

Masa Depan Staking Bitcoin dalam ETF Kripto: Dapatkah Diharapkan?

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:00 WIB

BINUS UNIVERSITY Peringati Dies Natalis ke-43: Tingkatkan Semangat Membina dan Memberdayakan Masyarakat

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

5 Rekomendasi Vendor WhatsApp Business API Provider Terbaik di Indonesia

Rabu, 24 Jul 2024 - 11:30 WIB

EKONOMI & BISNIS

SEC Resmi Menyetujui Perdagangan Spot Ethereum ETF, Trader Siap Trading?

Rabu, 24 Jul 2024 - 11:00 WIB

EKONOMI & BISNIS

VRITIMES Umumkan Kerjasama Media dengan Bedalagi.com

Rabu, 24 Jul 2024 - 07:34 WIB

EKONOMI & BISNIS

Wajib Tau! Ini Alasan Kenapa Bisnis Perlu Menggunakan WhatsApp Business API

Selasa, 23 Jul 2024 - 23:10 WIB