Ormas Tak Perlu Provokasi Masyarakat Soal Sengketa Lahan PTPN

Redaksi Medan

- Redaksi

Kamis, 19 Oktober 2023 - 16:48 WIB

3044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Pengamat hukum Sumatera Utara (Sumut) Zakaria Rambe meminta organisasi kemasyarakatan (ormas) tidak perlu melakukan provokasi kepada masyarakat yang bersengketa dengan pihak PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Menurutnya, berbagai aturan seperti Peraturan Presiden (Perpres) No 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reformasi Agraria serta Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional No 5 Tahun 1999 tentang Pedoman Penyelesaian Masalah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat, dapat menjadi pedoman terhadap persoalan sengketa agraria di Sumut.

“Seharusnya yang dilakukan itu advokasi, bukan provokasi. Jadi misalnya ada ormas tertentu yang selama ini mengklaim sebagai pihak yang paling tahu soal persoalan agraria khususnya tanah milik PTPN, harusnya mereka memberi penjelasan secara jernih dan bukan malah menjadi provokator,” kata Zakaria dalam diskusi dengan wartawan, Kamis (19/10).

Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Kepolisian (JAMPI) Sumut ini juga menyampaikan bahwa posisi para penggarap lahan masih berstatus milik PTPN masih lemah dari sisi hukum.

Maka itu diperlukan pendampingan dan pendidikan hukum sehingga masyarakat dapat memahami posisi hukumnya agar tidak menjadi korban dari janji-janji manis ormas tertentu tersebut dengan mudahnya bisa mengurus tanah tapi ujung-ujungnya mengutip uang Ditambahkan Zakaria, banyak lahan yang kini menjadi objek sengketa agraria masih berstatus Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN.

“Menurut saya khususnya para penggarap di lahan HGU milik PTPN II sangat lemah posisinya. Apalagi di lahan yang masih berstatus HGU. Maka itu, agar tidak terjadi konflik berkepanjangan, saya menyarankan masyarakat tidak tergiur janji manis mafia tanah berkedok ormas tertentu yang menjanjikan pengurusan surat atau alas hak yang sah atas lahan yang mereka garap,” katanya.

Zakaria mengatakan sesuai UU Pokok Agraria, lahan berstatus HGU tidak bisa berpindah kepemilikan. Maka itu dia meminta agar masyarakat mengikuti perangkat aturan yang telah disiapkan untuk menangani masalah tersebut. Dia kemudian mencontohkan terkait gugatan Muhammad Darwis dkk yang tergabung dalam ormas bprpi dengan nomor 1734 K/Pdt/2001.

Gugatan antara PTPN II melawan Muhammad Darwis dkk tersebut kemudian diputuskan oleh Mahkamah Agung (MA) pada Januari 2006 dengan isi keputusan meminta PTPN II mengganti kerugian materil dan immateril sebesar Rp 1.154.586.590 kepada para penggugat.

“Saya membaca keputusan MA itu dan jelas itu dilakukan oleh masyarakat, bukan ormas seperti BPRPI. Juga dalam putusan itu disebutkan bahwa yang diganti rugi itu tanaman yang ada di lahan. Jadi bukan terhadap lahan yang digarap tersebut. Jadi tolong jangan membodohi masyarakat,” tandasnya (Rel)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

GRIB Jaya Medan Memberikan Makanan Sehat Bergizi Gratis Dua Kali Sehari Kepada Ratusan Warga
Korem 031/WB Tingkatkan Kerjasama Demgan Bank Bjb dan PT. ASABRI
Kapolrestabes Medan Resmikan Polsek Medan Tembung
Pakar Hukum Pidana : Polisi Harus Dalami Keterangan Warga Yang Diminta Menjadi Saksi Godol
Bantu Siapkan KTP Untuk Dedek Ray Agar Bersedia Maju Sebagai Calon Walikota Medan, Mulya Koto Medan Butuh Tokoh Pemuda
Pasca Pemilu 2024, Korwil Usbat Ganjar Sumut Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Jaga Kedamaian
Korban KG: Pihak Polsek Medan Baru Tidak Benar Terima Uang Damai, Itu HOAKS!!
Ketua IPK Pancur Batu Ditangkap, Ketua PKN Pancur Batu Tidak Ditangkap. Ada Apa ini Pak Kapolda ??

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:56 WIB

Fauzul Iman ST MSi, Resmi Tutup Bimtek Life Skill Di Desa Bukit Bersinar Gayo Lues.

Rabu, 10 Juli 2024 - 22:30 WIB

Dalam Rangka Pasca Hani, BNNK Gayo Lues Gelar Bimtek Life Skill Pakan Ikan Di Desa Bukit Tahun 2024.

Kamis, 4 Juli 2024 - 16:43 WIB

Kepala BNNP Aceh, Resmikan Pembibitan Kopi GDAD Di Uyem Beriring Desa Palok.

Sabtu, 29 Juni 2024 - 04:02 WIB

Alat Berat Melintas di Jalan Baru Diaspal, Kadis PU Gayo Lues, Ngamuk Minta Pemilik Perbaiki Kerusakan Jalan

Senin, 24 Juni 2024 - 21:43 WIB

Dalam Rangka Pra Hani, BNNK Gayo Lues Laksanakan Bimtek Life Skill.

Sabtu, 22 Juni 2024 - 18:17 WIB

Polres Gayo Lues Melaksanakan Olahraga Bersama Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:48 WIB

Penilaian Kebersihan Mako Polsek Kutapanjang oleh Tim Penilai Polres Gayo Lues

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:03 WIB

Personel Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Pelaku Tindak Pidana Pencurian Besi Jembatan

Berita Terbaru