Pedagang Makanan Menjamur di Dalam Lokasi RSUD Sahudin Kutacane. Apakah Tidak Melanggar Undang-undang Kesehatan!

Johari Argum

- Redaksi

Rabu, 18 Oktober 2023 - 11:02 WIB

30134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara, Teropong Utara.com – Saat ini Para Pedagang menjamur di Lokasi Rumah Sakit Umum Sahudin Kutacane dan ini perlu dipertanyakan apakah ada Izin dari Manajemen RSUD Sahudin. Apakah tidak menyalahi aturan.

Hal ini dapat dilihat langsung di dalam Lokasi RSUD Sahudin baik di dalam maupun di teras – teras dalam RSUD Sahudin Kutacane tersebut, dan ini para pihak baik Dinas Kesehatan Aceh Tenggara maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tenggara seharusnya menjaga kebersihan lingkungan karena memang di RSUD Sahudin tersebut adalah Khusus untuk para Pasien yang berobat, walaupun mau berjualan atau berdagang hendaknya jangan di dalam Lokasi RSUD Sahudin tersebut karena itu memang dilarang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun tidak disangka? di RSUD Sahudin Kutacane, Saat ini saja Jika kita lihat dengan Kasat mata, puluhan Pedagang menjamur di Lokasi tersebut dan apakah ada yang membekengi para pedagang tersebut atau memang ada setoran bulanan kepada pihak atau orang dalam di RSUD Sahudin Kutacane tersebut, ini Perlu dipertanyakan.

Salah seorang Sumber yang enggak mau disebut jati dirinya kepada Wartawan, Rabu (18/10/2023) mengatakan, para pedagang yang berjualan di dalam Lokasi RSUD Sahudin Kutacane tersebut ada yang membekengi ya itu tadi Orang dalam yang ada di RSUD Sahudin Kutacane tersebut bahkan mereka membayar kepada orang dalam.

“Ini sudah terjadi sejak lama bang, bahkan para pedagang tersebut bebas berjualan didalam bahkan tidak ada teguran dari Menejeman RSUD Sahudin Kutacane tersebut, ada apa! Itu perlu dipertanyakan ke Dinas Kesehatan Aceh Tenggara apakah ada izinnya Jika para pedagang tersebut bisa SE enaknya berjualan di Dalam lokasi tersebut, jika memang ada mana peraturan apakah itu tidak pencemaran lingkungan namanya,” Cetusnya. [Johari Argum]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Projo Se Kabupaten Aceh Tenggara Deklarasi Bersama Untuk Menangkan Prabowo-Gibran
Kunjungan Kerja Pangdam IM dan Ibu Ketua Persit KCK Daerah Iskandar Muda ke Kodim 0108/Aceh Tenggara
BPBD Aceh Tenggara Jadikan Galian Material Pasca Banjir Menjadi Ajang Bisnis
Penegak Hukum Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa Gusung Batu Kecamatan Deleng Pokhkisen
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, PLN Bantu Rehab Rumah di Aceh Tenggara
Ketua LSM Gepmat Tuding: Pengelolaan Dana Bos SMA Negeri 1 Lawe Bulan Diduga Ada Aroma Korupsi
Penganiayaan Anak Yatim Dibawah Umur Terjadi Desa Lawe Serakut, Ibu Korban Sudah Melaporkan Kepada Perangkat Desa Namun Tidak Ada Respon
LIRA Minta Kejati Aceh Lidik Dugaan Pemalsuan Dokumen Di Setdakab Agara

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 18:31 WIB

Bappeda Rohul Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2025

Kamis, 29 Februari 2024 - 18:22 WIB

Tak Merasa Aman Tinggal Di Rumah Sendiri Warga Datangi Polsek Rambah, Polri Akan Fasilitasi Pertemuan Kembali

Senin, 26 Februari 2024 - 14:15 WIB

Wabup Lepas Pawai Ta’ruf MTQ XXIV Tingkat Kabupaten Tahun 2024, Polres Rohul Giat PAM Dan Gatur Lalulintas

Minggu, 25 Februari 2024 - 23:34 WIB

Semarakan Cap Go Meh 2024, Atraksi Barongsai Naga Guntur Geni Kostrad Pukau Ribuan Masyarakat Kota Magelang

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:31 WIB

Tingkat Keamanan di Lingkungan Karian Wajib di Perhatikan

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:32 WIB

Peran Serta Babinsa Joyotakan Bantu Pendistribusian Beras dari Bulog

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:30 WIB

Peduli Kemanusiaan, Anggota Koramil 03/Serengan Ikuti Donor Darah

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:30 WIB

Pastikan Harga Sembako Stabil, Serma Yudhi dan Security Cek Harga Sembako Di Pasar 

Berita Terbaru