Rp 1,13 Milyar Anggaran Pertahun (MAA) Aceh Utara Bisa Apa

Kamal Porang

- Redaksi

Rabu, 13 Desember 2023 - 17:27 WIB

3054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara- Adat bak Poteumeureuhom, hukom bak Syiah Kuala, Qanun Bak Putroe Phang, Reusam Bak Laksamana.

Untaian kalimat tersebut yang dilantunkan menjadi sebuah syair yang memiliki makna sangat mendalam, Artinya “(Adat mengacu kepada almarhum (Iskandar Muda), hukum kepada Syiah Kuala, Qanun kepada Putri Pahang, Reusam kepada Laksamana (Malahayati)

Luar biasa tertipnya, pengaturan undang undang yang di terapkan semasa kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam Iskandar Muda masa itu, hingga membuming ke seluruh penjuru Dunia, serta adat-istiadat yang masih terpelihara dengan baik serta jasa para pahlawan masih di kenang oleh generasi masa kini.

Tetapi Pelan tapi pasti Adat-Istiadat di tengah Masyarakat Aceh , khususnya kabupaten Aceh Utara mulai redup seiring dengan perputaran waktu .

Sesuai khususan Aceh sebagai daerah otonom khusus dan amanah UUPA, telah dibentuk Majelis Adat Aceh (MAA) di setiap kabupaten/kota di Provinsi Aceh Termasuk di kabupaten Aceh Utara.

Dengan terbentuknya lembaga (MAA) itu, berguna untuk menjaga dan melestarikan Adat-Istiadat dan budaya-budaya Aceh yang di wariskan oleh leluhur dan nenek Monyang kita secara berkesinambungan
“Namun beberapa tahun terakhir ini, seiring berjalannya masa ,serta perkembangan serta kemajuan zaman yang serba digital, sehingga Warga yang segala sesuatunya berpedoman pada internet lewat Sosial Media .

Kurangnya kepedulian pemerintah Aceh melalui pihak (MAA) serta tokoh-tokoh Adat di tingkat kecamatan dan Gampong di Aceh Utara khususnya membuat adat istiada serta budaya semakin terpuruk dan tengelam ditengah kemajuan saat ini.

Sangat di khawatirkan, Adat-istiadat serta budaya Aceh yang dulunya sempat membuming hingga kebelahan dunia, sedikit demi sedikit akan segera punah, bila para Pemangku Adat di Aceh Utara, terkasan diam.

Hal ini, menjadi pertanyaan besar di masyarakat Aceh Utara, mengapa pihak MAA kabupaten Aceh Utara tidak berbuat sesuatu untuk menanggulangi hal tersebut.

Berdasarkan hal itu media ini mencoba menelusuri ke Sekretariat (MAA) kabupaten Aceh Utara.

Ketua sekretariat MAA Aceh Utara RAHMADI, SE, ketika di konfirmasi media ini, diruang kerjanya,, Selasa 12/12/2023 menuturkan ,itu semua terkendala dari ketersediaan anggaran di kami, jumlah anggaran yang di kelola oleh pihak MAA, paling sedikit dibandingkan dinas lain di kabupaten Aceh Utara.

Dari jumlah anggaran Rp 1, 13 Milyar itu, lebih kurang Rp 900 juta di antaranya untuk honorarium para petugas di kantor MAA kabupaten kita, jadi kita kualahan juga dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, bagaimana bisa kita tingkatkan promosi Adat-Istiadat kepada masyarakat jika anggaran nya sangat terbatas.”Terang Rahmadi

ia juga berharap, kepada semua pihak untuk saling menjaga, saling peduli, terhadap Adat-Istiadat dan budaya-budaya Aceh yang hampir punah di tengah-tanggah masyarakat Aceh Utara khususnya, ini tidak akan berjalan sebagaimana yang kita harapkan, bila persoalan Adat-Istiadat ini, dikembangkan oleh pihak MAA semata, “kita butuh peran masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan serta kepedulian dari pemkab Aceh Utara dalam hal ini ,kami dari pihak MAA sudah berupaya semaksimal mungkin dengan keterbatasan anggaran yang ada kami, walau hasilnya belum maksimal , semoga kedepan nanti dengan dukungan dari semua pihak ,MAA akan berupaya lebih maksimal lagi agar adat dan budaya Aceh kembali bersinar seperti di zaman leluhur kita duhalu.” pungkas Rahmadi penuh harap.

(Siwah Rimba)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indikasi Penggelembungan Suara DPR RI Rawan Terjadi di Dapil Aceh II
Projo Aceh Utara Bantu Peralatan Olahraga
Projo Aceh Utara Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Fakir Miskin
Ini Kata Keuchik Gampong Rawang Itek, Terkait Seorang Wanita Warganya, Diduga Lakukan Penipuan Libatkan Tukang Nikah Siri
Saifuddin Merasa Tertipu Oleh Wanita Warga Rawa Itek, Dengan Modus Pernikahan, Korban Mencari Keadilan Lewat Jalur Hukum
Projo: Emak-Emak di Aceh Utara Siap Dukung Prabowo-Gibran
PROJO Aceh Utara Gelar Konsolidasi Pemenangan Prabowo-Gibran Lintas Kecamatan
Lewat Projo, Prabowo-Gibran Sapa Warga Aceh Utara

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 23:27 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama PJU serta Ibu Bhayangkari Lakukan Anjangsana dan Tali Asih ke Warakawuri Polri dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:52 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama PJU dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sosial Berupa Sembako Kepada Masyarakat dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024

Senin, 17 Juni 2024 - 17:16 WIB

Kapolres Gayo Lues Serahkan Daging Qurban Hari Raya Idul Adha 1145 H Tahun 2024 Kepada Insan Pers

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:02 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Sertijab PJU Polres Gayo Lues

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:44 WIB

BNNK Gayo Lues Gelar Kegiatan Informasi Dan Edukasi Melalui Talks Show/Tatap Muka.

Sabtu, 8 Juni 2024 - 13:38 WIB

BABINSA KORAMIL 06/TRIPE JAYA BERI EDUKASI TUMBUHKAN JIWA PATRIOTISME DI SDN 2 SETUL KECAMATAN TRIPE JAYA.

Minggu, 2 Juni 2024 - 22:41 WIB

H. Idris Arlem Terima Kedatangan Tim Relawan SIKEP Di Kediamannya

Minggu, 2 Juni 2024 - 22:22 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Jelang Pilkada Tahun 2024

Berita Terbaru